Halo, ketemu lagi di Cara Mudah Belajar Pemrograman Android.
Pada tutorial kali ini adalah cara mengkonfigurasi Emulator. Jika Anda
baru pertama kali memulai silahkan lihat
bagian pertama.
Sebelumnya, apakah Emulator itu? Karena kita akan mengembangkan
aplikasi handphone atau mungkin juga tablet, kita memerlukan perangkat
yang bisa digunakan untuk ujicoba aplikasi tersebut. Cara paling hemat
adalah menggunakan Emulator / Virtual Device, dimana ini adalah program
yang berprilaku layaknya handphone Android (dengan beberapa
keterbatasan). Jika Anda sudah mempunyai handphone Android, lebih bagus
lagi. Menggunakan handphone fisik Android untuk ujicoba aplikasi akan
saya bahas di artikel yang berbeda.
Sekarang mari kita coba buat emulator pertama kita. Yang perlu
dipertimbangkan adalah kita mau mengembangkan aplikasi pada Android
versi berapa? Semua balik lagi ke target pengguna aplikasi yang akan
kita buat, tapi untuk latihan ini kita akan mengembangkan aplikasi untuk
Android 2.2 dengan kode sandi
Froyo. Saat tulisan ini dibuat, sudah ada
Android 2.3 Gingerbread dan
Android 3.0 Honeycomb.
Langkah-langkah:
1. Klik
Window->Android SDK and AVD Manager. Ini adalah tempat kita mengatur repository paket-paket yang telah diinstall dan juga tempat mengatur virtual device.
2. Pada Virtual Device, klik New
3. Ada beberapa field yang harus diisi.
a.Name : isi nama yang diinginkan, misal:
My Android 2.2
(tidak boleh menggunakan titik) My-Android-2-2
b. Target: ini adalah versi Android yang diinginkan. Untuk hal ini kita pilih
Android 2.2 - API Level 8
note: mohon diingat Level dari API masing-masing versi, karena nanti akan diperlukan.
c. SD Card : isi seberapa besar SD Card virtual yang akan dimiliki
handphone virtual ini. Dalam hal ini kita isi: 256 (satuan MiB)
4. Itu saja yang perlu diisi dan pilih
Create AVD
Jika berhasil, virtual device yang baru saja dibuat akan muncul di
daftar List of Existing Virtual Devices. Pilih nama virtual device-nya,
kemudian klik tombol
Start yang ada di kanan bawah.
Proses menjalankan emulator ini tergantung spesifikasi komputer
kita, jika ingin mengembangkan dengan menggunakan Emulator, saya
sarankan menggunakan komputer dengan prosesor sekelas Intel Core2 Duo.
Jika Anda memiliki komputer di bawah spesifikasi itu, saya sarankan
upgrade hardware.
Saya sendiri kadang mengembangkan di netbook yang spesifikasinya
rendah, dan menjalankan Emulator sangat lemot. Jadi saya menggunakan HTC
Hero milik saya saat testing di netbook.
Oke, untuk sementara nikmati dulu HP Android Virtual yang berjalan
di komputer Anda. Nantikan artikel selanjutnya, jika ada pertanyaan
silahkan tinggalkan komentar.
Sebelumnya: Cara Mudah Belajar Pemrograman Android (Bag.1)